Aku ingin mencintaimu dalam terang,
Bukan remang,
atau temaram.
Aku ingin mencintai hingga layak tuk dicintai, hingga jauh nanti,
kau tak lagi tergugu disitu,
hanya menghitung langkah kakiku.
Aku ingin rayakan gempa bumi pribadi dengan suka cita,
menikmati sapuan sisa-sisa bencana, yang selalu tertangkap kamera.
Aku ingin berenang dalam kawahmu, namun kau terlalu panas,
Aku ingin berenang bersamamu,
dalam percikan listrik, atau bongkahan api yg tak akan padam oleh tetesan etanol.
Aku ingin,
karena kau terlihat terhanyut.
Namun itu hanya siasatmu untuk menenggelamkanku.
1, 3, 7 - desirlah semaumu.
Aku menginginkan candunya,
Adrenalin, serotonin, oxitosin, phenyleprine, trimethylxantine, bakar semuanya di atas spirtus biru.
Lupakan nyala apinya,
aku hanya ingin tenggelam sedalam-dalamnya.
Tidak peduli jika nikmat vibrasi, adalah korosi yang perlahan tak lagi ilusi.
Aku ingin,
berhenti berpuisi bahwa aku ingin,
karena aku ingin, tak akan pernah membuat api menjadi dingin.
위위 Jingga
(Terinspirasi dari judul puisi Sapardi Djoko Damono, Fahd Pahdepie dan interpretasi bahasa-nya Azura Elska)
Bukan remang,
atau temaram.
Aku ingin mencintai hingga layak tuk dicintai, hingga jauh nanti,
kau tak lagi tergugu disitu,
hanya menghitung langkah kakiku.
Aku ingin rayakan gempa bumi pribadi dengan suka cita,
menikmati sapuan sisa-sisa bencana, yang selalu tertangkap kamera.
Aku ingin berenang dalam kawahmu, namun kau terlalu panas,
Aku ingin berenang bersamamu,
dalam percikan listrik, atau bongkahan api yg tak akan padam oleh tetesan etanol.
Aku ingin,
karena kau terlihat terhanyut.
Namun itu hanya siasatmu untuk menenggelamkanku.
1, 3, 7 - desirlah semaumu.
Aku menginginkan candunya,
Adrenalin, serotonin, oxitosin, phenyleprine, trimethylxantine, bakar semuanya di atas spirtus biru.
Lupakan nyala apinya,
aku hanya ingin tenggelam sedalam-dalamnya.
Tidak peduli jika nikmat vibrasi, adalah korosi yang perlahan tak lagi ilusi.
Aku ingin,
berhenti berpuisi bahwa aku ingin,
karena aku ingin, tak akan pernah membuat api menjadi dingin.
위위 Jingga
(Terinspirasi dari judul puisi Sapardi Djoko Damono, Fahd Pahdepie dan interpretasi bahasa-nya Azura Elska)
Komentar
Posting Komentar